HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Arief Mone, pengembang property ternama di Sulsel dan di Kota Makassar. Siapa sangka dari “tukang gambar” yang berlatar belakang sebagai arsitektur, kini Ia sukses membangun sejumlah perumahan di Kota Makassar, bahkan sempat mengemban amanah sebagai Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel.
Mengawali ceritanya sebagai pengusaha yang mumpuni di bidang property, pria kelahiran 1972 silam ini menyebut semuanya berawal dari kolaborasi, sehingga Ia bisa membangun perumahannya sendiri yang saat ini dinamai Grand Sulawesi Group.
“Saya sebenarnya berlatar belakang Arsitek. Lalu dengan tekad yang kuat, saya pelan-pelan membangun perumahan. Awalnya join dengan teman. Saya hanya bangun 3-4 rumah, lalu keterusan sampai punya perumahan sendiri,” ujarnya sore itu, Kamis (28/3/2024).
Baca Juga : JMSI Sulsel dan REI buka Peluang Kolaborasi Rumah Subsidi
Saat berbincang panjang dengan harian.news via telepon, Arief, sapaan hariannya, seperti biasa, mengawali percakapan dengan salam lalu menjawab satu per satu pertanyaan yang dilontarkan kepadanya. Hari itu, melalui sambungan suara, Ayah 3 anak itu bercerita banyak tentang pengalamannya pelan-pelan mendulang kesuksesan 17 tahun lalu.
Proses mengembangkan bisnisnya secara mandiri tidak dilewati semudah membalikkan telapak tangan, tapi banyak peristiwa pelik yang dilewati Arief hingga sampai di titik saat ini.
“Saya setelah lulus kuliah, bekerja sebagai artitek konsultan, lalu masuk di industri perumaham setelah itu lanjut di industri property konsultan. Kita join, itu awalnya perumahan Pesona Taman Dahlia I, Pesona Taman Dahlia II dan Pesona Taman Angrek. Tapi semuanya di awal memang agak berat, sampai saya harus belajar banyak hal untuk mempertahankan bisnis yang sudah saya mulai,” beber Mantan Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel itu.
Baca Juga : Bermula dari Keprihatinan Tetangga, REI Wujudkan Impian Daeng Sewang Miliki Rumah Pribadi Gratis
Menurut Arief, masuk di industri property merupakan sebuah tantangan besar menuju hal baik. Sebab, Ia yang awalnya hanya seorang “tukang gambar” yang hanya mendesain bentuk perumahan, kini harus belajar menghitung dan mempromosikan bisnis perusahaan yang digelutinya, belum lagi urusan administrasi dan lainnya.
“Tapi, dengan begitu, Saya merasa ada kepuasan tersendiri. Di samping cost-nya dapat, kita dapat juga kepuasannya. dan memang di industri property itu kita berbeda. Kita menciptakan proyek, jadi membuat dari awal itu proyek, sampai menghasilkan. Dari proses panjang itu punya nilai tersendiri bagi Saya, dan akhirnya Saya menikmati itu,” terangnya.
Tips Sukses Membangun Bisnis ala Arief Mone
Membangun bisnis atau usaha tidaklah mudah, perlu banyak ilmu yang ditekuni untuk bisa menuju kesuksesan. Apalagi untuk industri property. Banyak tantangan yang harus dilewati yang harus dipelajari di luar kepala.
Baca Juga : KIMA-REI Property Expo 2023 Sasar 27 Ribu Pekerja untuk Punya Rumah Baru
“Industri sekarang padat modal. Membangun butuh banyak disiplin ilmu. Jadi harus belajar terus. Kalau backround-nya sebagai arsitek seperti saya, harus belajar juga tentang keuangan, lahan dan lainnya. Karena Saya memang berangkat dari keingintahuan tinggi, sehingga Saya memang pelajari sampai berjalan,” jelasnya.
Menurut Arief, untuk menjadi pengusaha apapun, kalau ingin menjadi sukses harus tahu dan pelajari mulai dari a-z, misalnya perilaku bisnis, marketing, cara memasarkan, cara membangun, harus tahu semuanya.
“Kalau hanya tahu sepotong-sepotong, mending cari tahu dulu, atau cari sesuatu yang bisa dijadikan parnert bisnis atau pendidik. Karena akan berbeda hasilnya kalau salah karena tidak tahu dengan kita tahu tapi kita salah. Jadi sebelum melakukan bisnis apapun selain bisnis property atau apapun itu, harus belajar dari A-Z. Terus harus diingat, penguhaa harus menjamin kelangsungan hidup usaha yang digelutinya karena banyak orang yang bergantung di belakangnya,” terang Arief.
Raih Kesuksesan Berkat Didikan Orang Tua
Baca Juga : Presiden Jokowi Minta REI Berperan dalam Meningkatkan Akses Hunian Layak untuk Rakyat Kecil
Menyambung pembicaraan via telepon, Arief juga menyampaikan jika Ia bisa menjadi orang sukses sampai hari ini berkat didikan orang tua yang menanamkan kedisiplinan.
“Saya ingat betul bagaimana didikan orang tua yang membuat saya kuat. Karena untuk menjadi pengusaha apalagi bisnis property membutuhkan investasi besar yang didasari oleh disiplin, ketekunan hingga fokus. Dan orang tua saya telah mengajarkan itu sejak kecil,” ucapnya.
Walau menurut Arief, itu bukan didikan secara tidak langsung, tetapi didikan itu dari kecil membuat Ia tumbuh menjadi anak yang disiplin dan mandiri.
“Sejak SD saya sudah pisah dengan orang tua. Karena orang tua kan dulu pegawai negeri di pertanian Maros dan Saya di Makassar sekolah , jadi Saya sudah mandiri berdua dengan kakak dan hidup disiplin sudah jadi makanan sehari-hari,” bebernya.
Sebagai contoh, kenang Arief, dulu orang tuanya selalu budgeting uang mingguan dan bulanan. Dan mereka yang mengatur sendiri uang tersebut. Sehingga didikan itu tumbuh menjadikan sosok Arief seperti saat ini, yaitu sebagai orang yang mampu mengatur keuangan dan cerdas menggunakan uang.
“Ini yang menjadikan saya terbiasa. Saya dari kecil mengelola keuangan. Orang tua juga kalau kita tidak shalat, uang jajan juga tidak dikasih. Dari kecil juga didik seperti itu, dan terbiasa mengurus diri sendiri,” kenang Arief.
Sejak kuliah juga, lanjutnya, Ia sudah bisa menghasilkan uang sendiri. “Karena arsitek kan semester 3 kami sudah pintar menggembar, dan di situlah kami sedikit-sedikit dapat penghasilan. Secara tidak langsung didikan dari kecil yang berperan. Butuh pembentukan karakter,” beber pria lulusan Universitas Hasanuddin itu.
Mengadakan yang Tidak ada
Arief bercerita Ia menggeluti usaha property sejak 1990-an. dan Ia mengaku senang menciptakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Maksudnya, Ia senang membangun perumahan di atas tanah kosong yang awalnya tidak digunakan.
Seperi saat Arief sudah mendesain perumahan miliknya, lalu dibangun di lahan yang awalnya kosong.
“Dimulai dari tanah kosong menjadi suatu lingkungan perumahan yang di huni oleh banyak orang. Di situ kepuasannya, dan tidak bisa diukur dengan uang. Lalu, yang menjadi ketertarikan tersendiri adalah ketikan saya memperkerjakan banyak orang termasuk karyawan dan buruh pekerja. Saya rasakan nikmatnya di situ,” bebernya.
“Saya konsisten di situ dan akhirnya saya menemukan satu kata kunci dari kebiasaan saua, bahwa saya senang membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada. dan dinikmati banyak orang adalah kebahagiaan itu sendiri,” tambahnya.
Profil Singkat Arief Mone
Nama Lengkap: H Ir Muh. Arief Mone, MT
TTL: Pangkep, 27 November 1972
Pendidikan:
- S1 Arsitektur di Universitas Hasanuddin
- Arsitek Pasca Sarjana UNHAS
Property:
- Direktur Utama Arista Jaya Group
- Kompleks Bumi Aroepala
- Grand Sulawesi Group
Karir:
- Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel
- Wakil Ketua Umum DPP REI Bidang percepatan pembangunan Perumahan Subsidi
Anak-anak:
- Ariska Safitri
- M. Rifki Safitrah
- Rizki Saputri Arief
(GITA OKTAVIOLA)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
