1. Tidak mengejar atau mengembangkan senjata nuklir.
2. Prioritas negosiasi adalah nasib persediaan uranium yang sangat diperkaya.
3. Pengawasan ketat terhadap seluruh aktivitas pengayaan uranium.
Sebagai imbalan, AS memberikan sejumlah kompensasi yang selama ini menjadi tuntutan utama Teheran:
Baca Juga : Iran- AS Belum Juga Sepakat Damai, Teheran: Tergantung Sikap Washington
– Pencabutan sanksi ekonomi masuk ke dalam agenda perundingan.
– Pelepasan dana Iran yang selama ini membeku di luar negeri akan dibahas.
– Mekanisme khusus untuk memperlancar pengiriman barang penting dan bantuan kemanusiaan ke Iran.
Bola di Tangan Gedung Putih
Kesepakatan sementara ini ibarat napas lega bagi stabilitas Timur Tengah. Namun, semua masih tergantung pada keputusan Donald Trump dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga : Iran Ancam Tutup Lagi Selat Hormuz jika Blokade Laut AS Terus Berlanjut
Jika Trump menyetujui, maka negosiasi lanjutan akan membahas tuntutan Washington yang lebih luas terhadap program nuklir Iran. Jika tidak, ketegangan bisa memanas lagi.
Satu hal yang pasti: untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir, ada titik terang di tengah gelapnya konflik AS-Iran. Publik dunia kini menanti keputusan akhir dari Gedung Putih. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
