Daeng La’lang langsung menutup dengan gaya santainya,
“Kalau begitu, jangan cuma bersih di depan… tapi juga di belakang layar!”
Semua kembali tertawa.
Baca Juga : Laki-Laki Hebat? Jangan Lupa yang di Balik Layar!
Tapi kali ini, ada jeda yang terasa berbeda.
Seolah masing-masing sedang berkaca.
Om Haria akhirnya berkata pelan,
“Yang susah itu bukan jadi baik… tapi tetap baik.”
Baca Juga : Haji Jalur Cepat vs Jalur Sabar, Pilih Mana?
Mas Bro mengangguk.
“Dan yang lebih susah lagi… meninggalkan yang buruk sepenuhnya.”
Deng Kio menutup dengan senyum tipis,
“Berarti hidup ini bukan soal terlihat baik… tapi benar-benar memilih yang baik.”
Kopi tinggal ampas.
Obrolan selesai.
Tapi pesannya… masih melekat. ***
Baca Juga : WFH Boleh Santai, Layanan Jangan Ikut Rebahan!
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

