HARIAN.NEWS, JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah mengumumkan besaran zakat fitrah dan fidyah untuk tahun 2026. Ketetapan ini berfungsi sebagai pedoman bagi umat Muslim dalam menjalankan kewajiban zakat selama bulan Ramadan.
Zakat fitrah, yang diwajibkan bagi setiap Muslim yang mampu, bertujuan untuk menyucikan diri serta meningkatkan rasa kepedulian sosial.
Baca Juga : Filantropi Islam: Rektor UIN Jakarta Jelaskan Peran Zakat dan Sedekah dalam Kesejahteraan
Sementara itu, fidyah berlaku bagi mereka yang tidak dapat berpuasa, seperti lansia dan penderita penyakit menahun.
Besaran Zakat Fitrah 2026
BAZNAS menetapkan besaran zakat fitrah 2026 sebesar Rp50.000 per jiwa. Sebagai alternatif, zakat ini dapat dibayarkan dengan menggunakan 2,5 kg beras atau 3,5 liter makanan pokok.
Baca Juga : Pemerintah Jeneponto Sosialisasikan ZIS untuk Kesejahteraan
Pembayaran zakat fitrah sebaiknya dilakukan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri untuk memastikan penyaluran yang tepat sasaran.
Waktu Pembayaran Zakat Fitrah:
Waktu Wajib: Saat matahari terbenam pada hari terakhir Ramadan.
Baca Juga : Muliakan Pekerja Keagamaan, Pemkot Makassar Salurkan 5.500 Paket Sembako
Waktu Sunnah: Sejak Subuh hingga sebelum salat Idulfitri.
Waktu Mubah: Sepanjang bulan Ramadan.
Waktu Makruh: Setelah salat Id hingga sebelum matahari terbenam pada hari Idulfitri.
Baca Juga : Sinjai Lebih Sejahtera! Baznas & Pemda Perkuat ZIS
Waktu Haram: Setelah matahari terbenam pada hari Idulfitri.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

