HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Rusdin Abdullah alias Rudal menambah daftar pesaing Munafri Arifuddin atau Appi dalam memperebutkan dukungan Partai Golongan Karya (Golkar) dalam pertarungan politik di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2024.
Sebelumnya, ada nama Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Rahman Pina (RP) yang masuk bursa sebagai kandidat di Pilwalkot Makassar. Tak main-main, pria yang memiliki tagline “Jangan Coba Coba” ini bahkan telah mengembalikan formulir PDIP dan Hanura beberapa waktu lalu.
Baca Juga : Dari Lorong ke Ketahanan Pangan, Urban Farming Terus Diperluas di Makassar
Meski Appi adalah Ketua DPD II Golkar Makassar, ia tetap harus berebut dukungan karena sosok Rudal juga tidak bisa di pandang enteng.
Hal tersebut diungkapkan Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof. Sukri Tamma, Selasa (21/4/2024).
Menurut Sukri, Rudal merupakan politisi Golkar Sulsel yang memiliki basis dan popularitas yang cukup untuk maju dalam pertarungan Pilwalkot nanti.
Baca Juga : Wali Kota Berharap New Makassar Mall Kembali Bangkit
Apalagi saat ini Alat Peraga Kampanye (APK) Rudal mulai tersebar di titik-titik sentral kota Makassar, artinya pengusaha tersebut telah mengumumkan diri untuk maju, meskipun belum ada pernyataan secara resmi.
“Apalagi secara ekonomi beliau adalah orang yang cukup siaplah untuk Pilwalkot Makassar, APK sudah dimana mana tentu saja ini bukan ajang coba coba untuk Rudal,” terangnya.
Popularitas Rudal membuat tim pemenangnya tidak akan kesulitan mensosialisasikan kepada masyarakat, figur pria yang memiliki tagline Sayang Makassar ini tinggal mentransfer popularitasnya menjadi elektabilitas.
Baca Juga : Appi Targetkan 180 Hari, Makassar Beralih ke Sanitary Landfill
“Saya rasa Pekerjaan Rumah (PR) dia adalah mentransfer popularitas menjadi elektabilitas, kalau misalnya dia mau majukan ya,” tegasnya.
Kata Sukri, Partai berlambang pohon beringin ini akan dilema dalam membuat keputusan, karena ketiga tokoh tersebut merupakan kader partai
Tentu saja, persaingan ketiga figur tersebut tidak akan mudah. Mengingat semuanya memiliki potensi yang baik dan pengalaman yang memumpuni dalam memimpin.
Baca Juga : Pemkot Makassar Akan “Sulap” TPA Antang Tahun Ini
“Tentu saja ada persaingan antara ketiganya. Pada akhirnya partai akan menyerahkan dukungannya ke figur yang paling mungkin,” tandasnya.
(NURSINTA)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

