“Saya ingin kita semua, terutama SKPD, mulai mengubah pola kerja. Contohnya DLH (Dinas Lingkungan Hidup) yang dalam lima tahun ke depan harus bekerja lebih keras untuk kebersihan. Begitu juga para kepala desa dan lurah, mereka harus memastikan lingkungan di wilayah masing-masing selalu terjaga,” tegasnya.
Salah satu peserta rakor, Lurah Bontoparang, Syahbandar, menyatakan kesiapannya dalam mendukung program ini, terutama dalam penanganan kemiskinan ekstrem.
“Di wilayah kami ada dua kepala keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem. Kami bersama SKPD yang bertindak sebagai orang tua asuh sudah beberapa kali turun langsung untuk mencari solusi. Alhamdulillah, ada langkah konkret yang akan segera membantu mereka keluar dari kondisi tersebut,” ujarnya.
Baca Juga : Bupati Gowa Luncurkan Aplikasi SIAP PAKDE untuk Mendorong Desa Mandiri
Melalui rapat ini, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin solid, sehingga program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa dapat berjalan efektif dan menjadi pondasi bagi pembangunan lima tahun ke depan.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
