HARIAN.NEWS, GOWA – Festival Literasi Kabupaten Gowa tak sekadar pameran buku biasa.
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, meluncurkan gagasan brilian: Taman Al-Quran, sebuah ruang publik yang memadukan literasi dengan lantunan ayat suci. Ide ini langsung jadi perbincangan hangat!
Baca Juga : Bupati Gowa Jadi Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakil Jalankan Pemerintahan hingga Ada Penetapan Plt
Literasi Lebih dari Sekadar Baca-Tulis, Tapi Juga “Baca” Kehidupan
Dalam pembukaan Festival Literasi di Kantor Perpustakaan Gowa (26/5), Husniah menegaskan bahwa literasi harus merambah hingga ke rumah tangga.
“Generasi unggul butuh ilmu dan adab. Taman Al-Quran Gowa akan jadi magnet spiritual sekaligus edukasi,” ujarnya penuh semangat.
Baca Juga : Bupati Gowa Resmi Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi
Gagasan ini disebut-sebut sebagai yang pertama di Sulsel, bahkan bisa jadi trendsetter nasional.
“Ini bukan sekadar taman, tapi gerbang langit bagi keberkahan Gowa,” tambah Ketua DPW PAN Sulsel itu.
18 Kecamatan Ikut Meramaikan, dari Buku hingga Kuliner Lokal
Baca Juga : Demi Kepentingan Rakyat Gowa Secara Utuh, Giliran Partai Golkar Bertemu Bupati Gowa
Festival yang digelar selama tiga hari ini tak hanya diisi diskusi dan bedah buku, tapi juga pameran literasi dari 18 kecamatan.
Yang menarik, Bupati dan Wakil Bupati Darmawangsyah Muin langsung memborong buku, bunga lokal, dan makanan khas UMKM Gowa.
– Stand Pallangga menghadiahi lukisan istimewa.
– Madu dataran tinggi laris manis diburu pengunjung.
– Bunga-bunga eksotis jadi incaran Bupati, sementara Wagub fokus pada camilan khas.
Baca Juga : Bupati dan Pimpinan DPRD Gowa Bertemu, Sepakat Jaga Harmoni dan Bekerja untuk Rakyat
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
