HARIAN.NEWS,SINJAI – Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Sinjai Tahun 2025-2029, Bupati Sinjai Hj.Ratnawati Arif, mengungkapkan ujian di awal pemerintahannya .
Namun saja bupati perempuan pertama di kabupaten yang mempunyai sematan ‘Bersatu’ itu mengajak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sinjai berkreasi untuk mendapatkan uang.
Baca Juga : Bupati Ratnawati Buka MPLS 2026, Ini Pesan untuk Siswa Sinjai
“Efisiensi anggaran yang dimulai dari pusat hingga ke daerah adalah ujiannya bagi kami (Bupati-Wakil) yang menjabat di tahun pertama. Dan ini wajib kita ikuti, namun, kita harus melakukan kreasi mencari uang untuk penerimaan daerah,” ucapnya.
“Kalau ada komponen DTU yang hilang maka ini ujian dan harus kita hadapi .Kalau perlu ubah regulasi untuk kita dapatkan uang. Regulasi yang diubah bisa dimulai dari peraturan Bupati,” tambahnya.
Lanjut dikatakan mantan Kepala Keuangan Daerah Kabupaten Sinjai itu mengajak semua kepala OPD untuk tetap menggunakan mobil dinas yang ada.
Baca Juga : Bupati Sinjai Tegas Lindungi Sawah, Penetapan LP2B Segera Dikebut
“Tak perlu pengadaan mobil dinas baru. Kalau perlu pakai motor dulu kalo mobil dinasnya rusak,” ajaknya.
Di uraiannya, ujian yang dihadapi pada tahun pertama memimpin Kabupaten Sinjai,terkait Dana Transfer Umum (DTU) yang kondisinya tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya.
DTU ini adalah Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), dan Dana Desa.
Baca Juga : Bupati Sinjai ke Kemenpora, Bahas Percepatan Desain Olahraga Daerah
Hj.Ratnawati Arif bersama wakilnya Andi Mahyanto Mazda, memilih mengalihkan anggaran kendaraan dinas untuk perbaikan infrastruktur di Bumi Panrita Kitta.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
