Logo Harian.news

Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, UNICEF dan Pemkot Makassar Bakal Genjot Penggunaan Imunisasi HPV

Editor : Redaksi II Jumat, 20 Juni 2025 14:01
UNICEF Indonesia bersama Pemerintah Kota Makassar, Portkesmas, dan PokjaRCCE. (Foto:ist)
UNICEF Indonesia bersama Pemerintah Kota Makassar, Portkesmas, dan Pokja RCCE. (Foto:ist)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kanker serviks masih menjadi ancaman nyata bagi perempuan Indonesia. Berdasarkan data Global Cancer Observatory WHO 2020, lebih dari 36.000 kasus baru dan 21.000 kematian akibat kanker serviks terjadi setiap tahun, atau rata-rata 57 perempuan Indonesia meninggal setiap harinya. Padahal, penyakit mematikan ini sebenarnya bisa dicegah sejak dini melalui imunisasi Human Papillomavirus (HPV).

Pemerintah Indonesia telah menggulirkan program imunisasi HPV gratis sejak 2022 untuk anak perempuan kelas 5 dan 6 SD melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) setiap Agustus–September. Namun, di beberapa daerah, cakupan imunisasi masih di bawah target nasional, termasuk di Kota Makassar.

Menjawab tantangan ini, UNICEF Indonesia bersama Pemerintah Kota Makassar, Portkesmas, dan Pokja RCCE menggelar pertemuan koordinasi lintas sektor.

Baca Juga : Munafri Arifuddin: Hari Ini Makassar Posisi Siaga

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, puskesmas, dan sekolah untuk menyusun langkah bersama memperluas cakupan imunisasi HPV di Makassar, terutama bagi anak perempuan di sekolah maupun yang tidak mengenyam pendidikan formal.

“Inisiatif Jaga Bersama ini adalah bentuk nyata komitmen kami agar setiap anak terlindungi dari penyakit mematikan,” ujar Henky Widjaja, Ph.D., Kepala Perwakilan UNICEF Wilayah Sulawesi dan Maluku, Jumat (20/06/2025).

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan sektor swasta untuk memastikan hak anak atas kesehatan dan kehidupan yang optimal.

Baca Juga : Kolaborasi Internasional, Makassar Tetapkan Langkah Menuju Kota Nol Karbon

UNICEF juga mendukung upaya pemerintah dalam imunisasi rutin, gizi anak, perlindungan dari kekerasan, hingga akses air bersih dan sanitasi yang layak.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menegaskan bahwa keterlibatan guru sangat penting dalam mengedukasi orang tua soal manfaat imunisasi.

“Guru adalah ujung tombak edukasi kesehatan. Kerja sama antara sekolah dan puskesmas akan membangun kepercayaan orang tua,” katanya.

Baca Juga : Perempuan Wajib Nonton! Film Penerbangan Terakhir Angkat Isu Love Bombing dan Manipulatif

Dukungan juga datang dari Kantor Kementerian Agama Kota Makassar. Suedi, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, menyatakan kesiapan untuk mendorong edukasi di lingkungan madrasah.

“Setiap anak perempuan, baik di sekolah umum maupun madrasah, berhak atas perlindungan yang sama dari kanker serviks,” ucapnya.

dr. Andi Mariani, MH.Kes., Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Makassar, menjelaskan bahwa vaksin HPV kini cukup diberikan satu kali bagi anak perempuan kelas 5 SD.

Baca Juga : Sidak di MGC, Munafri Tegur Pegawai Santai Merokok Saat Jam Kerja

“Ini sangat efektif dan aman untuk melindungi mereka hingga dewasa,” katanya.

Direktur Eksekutif Portkesmas, Basra Ahmad Amru, menyoroti pentingnya edukasi pra-imunisasi. Metode Komunikasi Antar Pribadi (KAP) yang digunakan para komunikator lokal disebut sangat efektif.

“Metode ini sejalan dengan budaya lokal, menyenangkan, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat,” jelasnya.

Program Jaga Bersama yang dimulai sejak 2024 telah melatih puluhan komunikator lokal, termasuk guru, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan remaja.

Pada tahap kedua ini, mereka akan turun langsung ke sekolah-sekolah dengan capaian imunisasi rendah.

Melalui sinergi multisektor ini, UNICEF dan Pemkot Makassar berharap semakin banyak anak perempuan mendapat perlindungan optimal dari kanker serviks, menjadikan Makassar sebagai kota ramah anak dan sehat secara berkelanjutan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda