MAGELANG, HARIAN.NEWS – Diduga karena sering dilewati truk pengangkut material galian C, Jalan Raya SMKN 1 Salam, Desa Seloboro dari/dan ke Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, ambles.
Kerusakan jalan yang menghubungkan antara Desa Jumoyo dengan Desa Seloboro, Desa Tersangede dan Desa Sirahan ini diduga karena jalan tidak kuat dengan kelebihan beban dari kendaraan pengangkut material galian C setiap saat melintas.
Sejumlah warga desa sekitar menduga kuat jika penyebab jalan ini ambles akibat truk yang melintas setiap saat.
Baca Juga : Tiket Final Piala Dunia FIFA U-17 Ludes Terjual
“Tidak hanya ambles. Sebagian ruas jalan juga sudah retak-retak karena jalan ini sebenarnya bukan untuk kapasitas yang boleh dilewati truk pengangkut galian C. Kelasnya kan lain,” ujar Yudi, warga Guling, Kecamatan Salam saat berbincang dengan harian.news di lokasi jalan ambles itu.
Ia pun meminta pemerintah daerah, untuk menutup jalan ini bagi truk pengangkut galian C. Menurut Yudi apa yang ia sampaikan itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, jika truk-truk pengangkut material galian C ini terus dibiarkan, maka kerusakan jalan ini akan bertambah parah.
“Ya, cukuplah wilayah Srumbung, Dukun dan Sawangan yang rusak akibat truk pengangkut galian C. Untuk wilayah Jumoyo, Tersangede sampai Sirahan hingga Ngluwar, ya jangan. Kasihan masyarakat,” kata Yudi.
Baca Juga : Hari Guru, Orangtua Siswa Kelas 3 SDN 2 Jamus Beri Kejutan Wali Kelas
Senada dengan Yudi, Nadiah (41), warga Jumoyo mengakui jika jalan ini ambles katena jumlah truk yang melintas setiap hari puluhan bahkan ratusan unit. Padahal klasifikasi jalan ini bukan untuk truk pengangkut galian C.
Ia minta truk pengangkut galian C ditutup melintas di jalan tersebut, karena jalan ini termasuk akses jalan pertanian, jalan ratusan pelajar yang lewat setiap hari maupun masyarakat umum. (Red)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
