Logo Harian.news

Pj Gubernur Sulsel Berharap GPM Digalakkan Konsisten

Gerakan Pangan Murah Bone, Bulog Siapkan Beras hingga 20 Ton

Editor : Rasdianah Rabu, 27 Maret 2024 17:40
Gerakan Pangan Murah (GPM) di Bone. Foto: dok
Gerakan Pangan Murah (GPM) di Bone. Foto: dok

HARIAN.NEWS, BONE – Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan kembali dilaksanakan di Kabupaten Bone. Hari ini, Rabu, 27 Maret 2024, dilaksanakan di empat lokasi sekaligus.

Bulog bahkan menyiapkan 20 ton beras pada GPM yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel bekerja sama dengan Pemkab Bone, Bulog, dan para mitra penyedia.

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan peninjauan di empat lokasi pelaksanaan GPM tersebut. Lokasi pertama di Pasar Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat, kemudian di Pasar Pagi Jalan Kajoalaliddong.

Baca Juga : Masuki Musim Tanam, Dewan Minta Pj Gubernur Sulsel Jaga Kestabilan Gabah dan Jagung

Dalam kesempatan tersebut, Bahtiar menyampaikan, GPM harus digalakkan secara terus menerus.

“Harus konsisten karena harga berfluktuasi. Kalau kita konsisten, saya yakin di Sulsel akan terjaga inflasinya dan harga kebutuhan bahan pokok masyarakat di Ramadan dan jelang lebaran tetap terkendali,” jelasnya.

Di sini, harga ayam ras pedaging Rp 45.000 per ekor, daging sapi murni Rp 100.000 per kg, telur ayam ras Rp 43.000 per rak. Sebanyak 500 ekor ayam disediakan, telur 1.000 rak, dan daging sapi 200 kg.

Baca Juga : Bukber IKA SMADA 04 Watampone Jalin Silaturahmi: Semoga kembali Bertemu Ramadan Tahun Depan

Komoditi lainnya, beras Medium SPHP 5 kg Rp 52.000, beras Kita Premium 5 kg Rp 70.000, beras Lamaddukelleng 10 kg Rp 140.000, minyak bantal Rp 13.000, gula pasir Rp 16.500 dan tepung terigu Gatot Kaca 1 kg Rp10.000.

Selanjutnya di. Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur serta di sore harinya, akan dilanjutkan di Lapangan Merdeka, depan Rumah Jabatan Bupati Bone.

“Ini lebih murah, sangat membantu kami di Ramadan ini,” kata salah seorang warga, Fatmawati.

Baca Juga : Bulog Sebut 650 Ribu Ton Beras Impor Sudah Masuk Indonesia: Kurang 350 Ribu lagi!

Sementara itu, Pj Bupati Bone, Andi Islamuddin, mengatakan, setiap GPM masyarakat sangat antusias, terbukti dengan banyaknya yang datang membeli kebutuhan pokok.

Adapun, Kepala Bulog Bone, Maysius Patintingan, menginformasikan, selain GPM yang dilakukan secara berkala, masyarakat juga setiap hari dapat langsung datang ke Gudang Kantor Bulog untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, dengan harga yang sama dengan GPM.

Adapun harga beras SPHP lebih murah dibanding SPHP daerah lainnya karena biaya distribusi yang lebih kecil. Karena jarak lokasi GPM berdekatan dengan Gudang Bulog.

Baca Juga : Gandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Bulog, Kejari Sinjai Gelar GPM

“Harga SPHP lebih murah karena harga gudang Rp9.950 per kg dan gudang kami dekat jadi biaya distribusinya lebih murah,” jelasnya.

Adapun stok beras di Bone sebanyak 3.800 ton dan menjamin ketersediaan sampai bulan Juli mendatang.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda