HARIAN.NEWS, JAKARTA – Jangan hanya berharap, saatnya bergerak! Dalam kehidupan sehari-hari, setiap manusia pasti memiliki impian, tujuan, dan cita-cita.
Namun, dalam ajaran Islam, harapan saja tidak cukup. Ada satu prinsip penting yang menjadi kunci kesuksesan dunia akhirat: ikhtiar.
Lalu, apa sebenarnya ikhtiar itu? Mengapa ikhtiar sangat penting dalam Islam? Dan bagaimana cara menjalankannya dengan benar sesuai tuntunan syariat? Simak penjelasan lengkap berikut ini!
Baca Juga : Aksesoris Manik-Manik Jadi Media GMTD Berdayakan Perempuan di Tanjung Bunga
Apa Itu Ikhtiar dalam Islam?
Secara etimologi, ikhtiar berasal dari bahasa Arab اختار” (ikhtara) yang berarti memilih.
Dalam konteks Islam, ikhtiar adalah usaha maksimal yang dilakukan manusia dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, demi memperoleh hasil terbaik yang diridhai Allah SWT.
Baca Juga : Presiden “Bocorkan” Syarat UMKM Mudah Dapat Bantuan Usaha
Ikhtiar bukan hanya bekerja keras, tetapi juga mencakup usaha yang halal, jujur, dan etis, sambil tetap menyadari bahwa hasil akhir sepenuhnya adalah ketetapan Allah.
Di sinilah letak keseimbangan antara usaha manusia (ikhtiar), doa, dan tawakal yang diajarkan Islam.
Dalil Al-Qur’an Tentang Ikhtiar
Al-Qur’an secara eksplisit mendorong umat Islam untuk berikhtiar. Salah satunya dalam surah Ar-Ra’d ayat 11:
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
