Ke depannya, hasil kesepakatan Rp2,01 triliun ini diharapkan menjadi batu lompatan untuk mencetuskan kerja sama yang lebih masif dan berkelanjutan. Bukan hanya memperluas arena perdagangan dan investasi, melainkan juga memacu peningkatan mutu produk, menguatkan UMKM, memperluas penyerapan tenaga kerja, serta menghadirkan dampak ekonomi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Pada akhirnya, Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kaltara kian mempertegas keyakinan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia dapat dibangun melalui sinergi antardaerah yang kokoh. Ketika potensi daerah dipertemukan dengan peluang pasar dan diperkuat lewat kemitraan erat, transaksi ekonomi tak lagi sebatas angka, melainkan menjelma menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan rakyat, dan kemajuan bangsa.
Baca Juga : Hadiri Rakor Nasional Karhutla, Zainal Paliwang Instruksikan Pengawasan Ketat di Kaltara
Mengakhiri rangkaian acara, Gubernur Khofifah didampingi Gubernur Zainal melakukan peninjauan ke stand-stand yang memamerkan dan menjajakan produk kerajinan, kain batik, souvenir, kue-kue, cemilan hingga buah-buahan khas dari kedua daerah provinsi ini.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
