Logo Harian.news

Kali Kedua Kecolongan, Spare Part Lift Balai Kota Makassar Ditilap Orang

Editor : Rasdianah Kamis, 22 Februari 2024 20:11
Balai Kota Makassar. Foto: harian.news/sinta
Balai Kota Makassar. Foto: harian.news/sinta

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mengalami insiden pencurian spare part lift di gedung Balai Kota Makassar.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perlengkapan Bagian Umum Setda Kota Makassar, Siti Selvi Wildana mengatakan kehilangan tersebut sudah terjadi dua kali dalam kurung waktu 4 bulan.

“Ini sudah dua kali terjadi pertama di bulan Oktober (2023), nah ini terjadi lagi waktu tanggal 22 Januari (2024),” ujar Selvi kepada awak media, Makassar, Kamis (22/2/24).

Baca Juga : Macet Bertahun-tahun di Jalan Samping Unifa Akhirnya Terurai, Pemkot Makassar Tertibkan Lapak Liar Jalan Saripa Raya

Ia mengungkapkan, potensi kerugian yang dialami pemerintah kota Makassar mencapai Rp 50 juta lebih.

Pelaku, kata Selvi mencuri seluruh perangkat yang tertempel pada mainboard lift, termasuk tombol-tombol operasionalnya.

“Ini paling parah boardnya, semua perangkat yang tertempel diambil, liftnya sama sekali tidak bisa jalan. Kita sudah pesan kembali, harganya Rp 50 juta lebih, kita pasang, lalu mereka (pelaku) bongkar lagi (2024),” kata Selvi.

Baca Juga : Lawan AMR, Pemkab Wajo dan BBPOM Sepakat Perkuat Tata Kelola Obat

Ia pun menyayangkan lambannya respon Satpol PP, dalam mengatasi masalah pencurian lift tersebut. Sebab, hingga saat ini, pelaku pencurian belum ditemukan.

“Harusnya bisa diantisipasi, kan yang bertanggung jawab terhadap keamanan Balai Kota itu Satpol PP, kan ada CCTV, harusnya diperketat pengawasan orang yang keluar masuk, jangan-jangan ada keterlibatan orang dalam, karena ini sampai 2 kali terjadi,” ucap Selvi.

Sementara Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, kehilangan spare part lift merupakan kurangnya kordinasi

Baca Juga : Melanggar, Enam THM di Makassar Disegel

“Kalau cuma bagian dari kabag, kasubag, berat. Karena kurang koordinasi sama Satpol PP,” ujarnya.

Sehingga, Danny berencana akan membuat Unit Pelaksanaan Tehnis (UPT), untuk keamanan Balaikota, sehingga setiap orang yang datang dapat terdata dengan baik.

“Nanti saya lapor langsung di polisi bahwa ada pencurian,” tegas Danny.

Baca Juga : Legislator PKS Minta Tindak Tegas ‘Manusia Silver’ di Makassar

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : NURSINTA

Follow Social Media Kami

KomentarAnda