3. Edukasi tentang Pentingnya pH Tanah melalui Penggunaan pH Meter, guna meningkatkan pemahaman petani lokal terhadap kesuburan tanah dan produktivitas pertanian.
4. Edukasi Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga dalam Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL), sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus menghasilkan pupuk organik.
Baca Juga : Jalin Silaturahmi Antarwilayah, IKA Unhas Sulsel Siap Berikan Penampilan Terbaik di Kaltara
5. Pojok Baca Ceria: Literasi Islami dan Adab, program literasi yang menyasar anak-anak dengan pendekatan moral dan edukasi ringan di masjid dan rumah ibadah.
6. SIBIKU: Sisik Ikan Bijak untuk Kebunmu, inovasi pembuatan “ikan semprot” berbasis limbah ikan yang ramah lingkungan untuk tanaman.
7. Peta Kelurahan Majjelling, sebagai media visualisasi wilayah yang memudahkan warga dan perangkat untuk perencanaan pembangunan lokal.
Baca Juga : Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Gelar Pelatihan Kampung Sejahtera Kemensos
8. Spanduk Pelayanan Terpadu: Alur Administrasi Kelurahan, sebuah bentuk sosialisasi untuk mempermudah masyarakat memahami proses layanan publik.
Sementara itu, tokoh masyarakat H. Abu Bakar Deni menyampaikan dukungan moril dan semangat kepada seluruh mahasiswa.
“Kalian bukan hanya membawa nama kampus, tapi juga membawa harapan. Harapan bahwa kelurahan ini bisa bergerak maju lewat tangan-tangan muda yang tulus. Saya siap membantu dan membimbing selama kalian butuh,” ujarnya penuh kehangatan.
Baca Juga : Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Hadirkan Petualangan Suara Menembus Buku di Jeneponto
Seminar program kerja ini menjadi langkah awal yang penuh semangat dalam menjalin sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, serta masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan berbagai program yang diusung mampu memberikan dampak nyata serta mendorong kesadaran kolektif untuk membangun lingkungan yang lebih baik dari tingkat paling dasar: kelurahan. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
