Kemarau panjang di Maiwa kini menjadi pengingat bahwa air bersih merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Ketika sumber air mulai mengering dan pasokan semakin terbatas, kepedulian serta gotong royong menjadi salah satu kekuatan masyarakat untuk melewati masa sulit.
Bagi warga Maiwa yang terdampak, setetes air bukan sekadar air. Di tengah kemarau panjang, air berarti kehidupan.***
Baca Juga : Kekeringan, Ratusan Hektar Area Persawahan di Gowa – Takalar Terancam Gagal Panen
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news
