HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal MI atau yang akrab disapa Deng Ical, melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (4/5/2026) pagi.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kerja ke mitra strategis Komisi I DPR RI di wilayah daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Selatan I. Kehadiran Deng Ical disambut langsung Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama jajaran pejabat utama Kodam.
Dengan mengenakan atribut hijau gelap, Deng Ical terlebih dahulu diterima di ruang kerja Pangdam sebelum mengikuti sesi pemaparan di aula pertemuan.
Baca Juga : Anggota DPR RI Deng Ical Kecam Serangan Israel Tewaskan Prajurit TNI: Negara Harus Hadir
Turut hadir Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Sugeng Hartono, Irdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Wulang Nuryudhanto, Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Musa David M. Hasibuan, serta para pejabat utama Kodam lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Deng Ical menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi antara DPR RI dan TNI sebagai mitra strategis, khususnya dalam mendukung berbagai program pertahanan, pembangunan teritorial, serta penyelesaian persoalan aset negara di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
“Ini bagian dari komitmen kami di Komisi I DPR RI untuk memastikan berbagai kebutuhan strategis TNI dapat diperjuangkan, baik dari sisi regulasi, penguatan wilayah pertahanan, maupun pemanfaatan aset negara untuk kepentingan bangsa,” ujar Deng Ical.
Baca Juga : Deng Ical: Donor Darah Ramadan Tahun Ini Pecahkan Rekor di Makassar
Dalam pemaparan yang disampaikan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, sejumlah program strategis TNI AD turut menjadi perhatian.
Selain program unggulan Manunggal Air Bersih yang telah terealisasi di 251 titik, Kodam juga menjalankan pembangunan jembatan gantung di berbagai wilayah terpencil, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), penanganan stunting, ketahanan pangan, pembinaan teritorial, karya bakti lingkungan, hingga penguatan kesiapsiagaan wilayah terhadap potensi kerawanan sosial dan keamanan.
Program-program tersebut dinilai menjadi bagian penting dari kontribusi TNI dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus menjaga stabilitas kawasan.
Baca Juga : Deng Ical Apresiasi Kekompakan Posko Siaga Bencana Tamangapa
Selain membahas program teritorial, Pangdam XIV/Hasanuddin juga memaparkan persoalan strategis terkait aset dan lahan militer.
Tercatat ribuan hektare lahan di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin masih menghadapi berbagai persoalan administrasi dan legalitas.
Pangdam berharap dukungan DPR RI dapat membantu percepatan penyelesaian status hukum aset-aset tersebut agar memiliki kepastian hukum yang bersih dan jelas.
Baca Juga : Deng Ical Tebar “Cinta”, PKB Sulsel Bagikan Takjil ke Pengguna Jalan
“Kami berharap dukungan dan perjuangan di tingkat pusat agar persoalan legalitas aset ini dapat segera diselesaikan, sehingga fungsi pertahanan dan latihan militer berjalan optimal,” kata Pangdam.
Menanggapi hal itu, Deng Ical menegaskan siap memperjuangkan kebutuhan strategis TNI di parlemen, termasuk pembenahan tata kelola aset negara sesuai arahan pemerintah pusat.
“Kejelasan aset negara, termasuk aset TNI, adalah bagian penting dari penguatan pertahanan nasional. Ini harus menjadi perhatian bersama agar seluruhnya tertata baik, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi negara,” tegasnya.

Pangdam Hasanuddin, Mayjen TNI, Bangun Nawoko mengajak Deng Ical mengunjungi Workshop, Senin (4/5). (Dok. HN)
Usai agenda utama, Pangdam turut mengajak Deng Ical bersama tenaga ahlinya, Subhan, meninjau workshop kreatif Pangdam yang berada di area Kodam.
Di lokasi tersebut, personel TNI terlihat aktif melakukan pengelasan, perbaikan kendaraan, serta berbagai inovasi teknis lainnya sebagai bentuk penguatan kemandirian internal.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara DPR RI dan TNI, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan, guna mendukung pertahanan negara, pembangunan teritorial, serta pelayanan nyata kepada masyarakat.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
