MAGELANG, HARIAN.NEWS – Menghadapi pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024, Partai Buruh tak ingin kehilangan momentum. Karena itu, Partai Buruh mulai pasang kuda-kuda dan menyusun strategi agar bisa memenangkan Pemilu.
Menurut Ketua DPD Partai Buruh Kabupaten Magelang, Afif Kurniawan mengakui bahwa salah satu strategi yang ditempuh dalam memenangkan Pemilu khusus pemilihan legislatif (Pileg) di Kabupaten ini adalah menjaring bakal calon legislatif (Bacaleg) melalui dua alternatif.
Baca Juga : Ramai ‘Cawe-cawe’ Presiden Prabowo
“Dua alternatif di maksud itu, yakni Bacaleg memang benar-benar mendaftar karena ingin jadi Caleg di DPRD Kabupaten Magelang dan alternatif kedua yakni Caleg penugasan,” ujar Afif Kurniawan.
Terkait Caleg penugasan ini adalah Caleg yang mengisi kekosongan kuota dari Dapil yang ada. Pasalnya, dari enam Dapil di Kabupaten Magelang, kuota Bacaleg harus terisi semua.
Diakui oleh Afif, bahwa penjaring Bacaleg melalui dua alternatif inilah salah satu strategi Partai Buruh di Kabupaten Magelang untuk bisa memenangkan Pemilu mendatang.
Baca Juga : Fakta PDIP di Jateng: Menang 8 Dapil, tapi Ganjar-Mahfud Kalah
Terkait penggalangan dan pendekatan ke masyarakat untuk meraih dukungan, pihaknya memberdayakan asosiasi-asosiasi buruh. Terlebih dewasa ini banyak persatuan buruh di wilayah Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Magelang.
Melalui serikat pekerja atau buruh inilah Partai Buruh bisa mengantongi suara untuk memenangkan Pemilu nanti. Tentunya sambung Afif, para buruh betul-betul menyalurkan hak suaranya ke Partai Buruh.
“Kalau ditanya strategi penggalangan masyarakat, kami melalui serikat buruh. Di Magelang banyak serikat buruh, seperti SPN dan lainnya. Disinilah kantong suara Partai Buruh,” jelas Afif.
Baca Juga : Hari Guru, Orangtua Siswa Kelas 3 SDN 2 Jamus Beri Kejutan Wali Kelas
Ia juga menambahkan, dari hasil Rakernas yang digelar pada 17-25 Januari 2023 lalu dihasilkan bahwa Partai Buruh secara nasional komitmen bertekad harus lolos parlemen threshold.
Nah, untuk mencapai itu, Partai Buruh harus mencapai 4 sampai 6 persen. Untuk perwakilan anggota DPR RI secara nasional harus raih 20 sampai 25 kursi. Karena dengan mengantongi tiket 20 kursi maka Partai Buruh bisa menguasai DPR RI dan bisa memiliki nyali untuk mengubah suara di lembaga wakil rakyat tersebut.
Ditanya mengenai calon presiden pada Pilpres 2024 yang bakal di dukung oleh Partai Buruh. Dengan tegas Afif mengemukakan bahwa hasil Rakernas partainya menghasilkan ada empat alternatif kandidat calon Pilpres yang diusung partainya yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Najwa Shihab.
Baca Juga : 31 Desember, Jabatan Bupati dan Wabup Magelang Berakhir
Ada juga nama Presiden Partai Buruh Ir Said Iqbal dan Anies Baswedan.
“Namun dari empat kandidat ini, yang diusung pengurus Partai Buruh dari 38 provinsi, yang diunggulkan Ganjar Pranowo,” terang Afif. (Mohis)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
