HARIAN.NEWS, JAKARTA — Sejarah baru mengukir namanya di panggung terakbar sepak bola dunia. Kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, resmi dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia—menyusul dua gol yang mengantar kemenangan 2-0 atas Austria di Dallas Stadium, Selasa (23/6).
Tambahan dua gol tersebut mengantarkan koleksi Messi menjadi total 18 gol. Secara mutlak, ia menendang rekor legenda Jerman, Miroslav Klose (16 gol), ke pinggir, sekaligus melampaui catatan pesepak bola perempuan terbaik dunia, Marta dari Brasil (17 gol).
Baca Juga : Aljazair Bangkit dari Ketinggalan, Tekuk Yordania 2-1
Kemenangan atas Austria bukan sekadar soal rekor personal, melainkan tiket resmi bagi sang juara bertahan untuk melangkah ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Dramatisasi mewarnai laga ini. Messi yang tampil dengan bekal 16 gol usai hat-trick di laga pembuka kontra Aljazair, justru memulai malam itu dengan tekanan. Ia gagal mengeksekusi penalti di awal babak pertama.
Namun, mentalitas juara sejati teruji ketika ia menebus kesalahan itu melalui sepakan melengkung yang memanfaatkan umpan tarik pada menit ke-38, sebelum mengunci kemenangan di pengujung laga.
Baca Juga : Norwegia vs Senegal: Haaland Bawa The Vikings ke 32 Besar
“Ada momen ketika saya sangat marah karena gagal mengeksekusi penalti, tetapi saya mampu menebusnya,” ujar Messi dikutip dari ESPN, usai laga.
Di hari yang sama, rival beratnya, Kylian Mbappé, sebenarnya sempat menyamai angka 16 milik Klose usai mencetak brace dalam kemenangan Prancis 3-0 atas Irak. Namun, singgasana puncak tetap bertahta kokoh di kepala maestro Argentina tersebut.
Rekor megah ini tercipta tepat dua dekade setelah momen perdananya. Pada 16 Juni 2006, remaja berusia 18 tahun bernama Messi mencetak gol pertamanya di Piala Dunia ke gawang Serbia dan Montenegro.
Baca Juga : Argentina Kalahkan Austria, Messi Pecahkan Rekor 16 Gol Klose
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
