HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Sulawesi Selatan menggelar Seminar Keinsinyuran dan Musyawarah Wilayah (Muswil) pada Sabtu (31/1/2026) di Hotel Unhas, Makassar. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Utama PII Pusat, Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, IPU., ASEAN Eng.
Agenda pertama diisi dengan Seminar Keinsinyuran bertema “Peran Insinyur dalam Pengembangan Teknologi Pangan untuk Kemandirian Nasional”.
Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah, industri, dan akademisi, yakni Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan Dr. M. Ilyas, ST., M.Sc., Direktur Utama PT KIMA Makassar Ir. Alif Abadi, M.M., serta Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Rismaneswati, S.OP., M.P., IPM.
Baca Juga : Prof. Jamaluddin Jompa Kembali Pimpin Unhas Periode 2026–2030, Raih Dukungan Hampir Mutlak
Dalam forum tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan harapan agar daerah ini tidak hanya berperan sebagai lumbung pangan nasional, tetapi juga berkembang menjadi lumbung teknologi pangan.
Upaya tersebut didukung melalui pengembangan sistem industri intermoda, antarmoda, dan multimoda yang berwawasan lingkungan serta berkelanjutan, dengan target pengelolaan sumber daya alam yang mampu menembus pasar global melalui peningkatan ekspor.
Agenda selanjutnya adalah Musyawarah Wilayah PII Sulawesi Selatan masa kepengurusan 2022–2025, yang dirangkaikan dengan peluncuran buku karya anggota PII Sulsel berjudul “Insinyur untuk Kemandirian Pangan”.
Baca Juga : Parlemen Pusat LeDHaK UNHAS 2025 Tetapkan A.M. Randy Sheky sebagai Ketua Umum 2026
Muswil yang dihadiri oleh sembilan cabang aktif PII di Sulawesi Selatan, yakni PC Makassar, PC Maros, PC Gowa, PC Parepare, PC Pinrang, PC Sidrap, PC Toraja Utara, PC Luwu Timur, dan PC Bone, secara aklamasi kembali menetapkan Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., IPU, yang juga dikenal sebagai Prof. JJ sekaligus Rektor Universitas Hasanuddin, sebagai Ketua PII Wilayah Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Prof. JJ menegaskan komitmen seluruh anggota PII Sulsel untuk mengaktifkan kepengurusan cabang di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan serta mendorong kontribusi nyata insinyur dalam pengembangan teknologi di berbagai sektor.
“Bangsa yang maju adalah bangsa yang mampu memerankan insinyur dalam menghasilkan karya teknologi sebagai produk dalam negeri guna meningkatkan daya saing nasional,” tegas Prof. JJ.
Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat Sosok Kepala BPOM Taruna Ikrar
Ia juga menekankan pentingnya peran insinyur dalam menjawab tantangan strategis bangsa, khususnya di bidang ketahanan dan kemandirian pangan, melalui inovasi teknologi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama panitia yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Rustan Tarakka, ST., MT., IPM., ASEAN Eng., selaku Ketua PII Kota Makassar, dengan dukungan Forum Anggota Muda (FAM) Komisariat Universitas Hasanuddin.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
