“Kami sedang berupaya agar proses pembayaran, khususnya gaji dan TPP, dapat berjalan tepat waktu. Kami memahami kekhawatiran teman-teman ASN. Karena itu, kami juga terus melakukan koordinasi dan konsultasi untuk memastikan aspek administrasi dan kewenangannya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar Firdaus.
Ia meminta para ASN Kabupaten Gowa untuk tetap bersabar dan memberikan waktu kepada para pejabat pelaksana tugas untuk menyelesaikan proses transisi tersebut.
Baca Juga : Demonstrasi Berakhir dengan Penyegelan Kantor Bupati Gowa
Di sisi lain, Firdaus yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa menyampaikan harapan agar para pejabat lama, baik pejabat eselon II maupun eselon III dan IV, dapat memberikan dukungan dalam masa transisi pemerintahan.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat diperlukan karena sejumlah pekerjaan pemerintahan yang bersifat mendesak tetap harus berjalan meskipun terjadi perubahan pejabat.
“Saya meminta dan sangat berharap agar para pejabat lama, baik Eselon II maupun Eselon III dan IV, bisa membantu mempercepat proses ini,” kata Firdaus.
Baca Juga : Paris Yasir: TPP ASN Cair, Layanan Publik Harus Top!
Ia mengakui bahwa dalam beberapa hari terakhir, para pejabat pelaksana tugas menghadapi tantangan dalam mengkoordinasikan berbagai pekerjaan yang bersifat urgent.
“Dalam tiga hari terakhir ini kami para Pejabat Pelaksana Tugas agak kesulitan mengkoordinasikan tugas-tugas kami yang sangat urgent karena kurangnya support dari pejabat lama,” ungkapnya.
Firdaus menilai, dukungan dari pejabat sebelumnya tetap penting untuk memastikan proses administrasi dan koordinasi pemerintahan berjalan lancar. Terlebih, para pejabat lama memiliki pengalaman, pengetahuan teknis, serta pemahaman terhadap alur kerja pada masing-masing perangkat daerah.
Baca Juga : Keuangan Seret, TPP ASN Luwu Utara Belum Lunas
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
