HARIAN.NEWS, SOLO – Sejumlah proyek strategis nasional (PSN) yang dicetuskan oleh Presiden Ke-7 Joko Widodo akan dievaluasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
Jokowi yang diwawancarai oleh awak media langsung menanggapi dengan sederhana. Ia bilang kalau evaluasi yang dilakukan oleh pelanjutnya itu masih tergolong wajar, agar program-program cetusannya itu berjalan dengan efektif dan efisien.
Baca Juga : Hangat di Kremlin, Prabowo dan Putin Bahas Masa Depan Kerja Sama Bilateral
“Ya tidak apa-apa, kan baik. Dikoreksi atau dievaluasi kan baik,” ucap ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka itu di kedimannya, Kota Solo, Jawa Tengah. Selasa, (14/1/2025) kemarin.
Jokowi pun menyadari di masa pemerintahannya tidak seratus persen maksimal atau berjalan dengan mulus.
“Belum tentu yang kita putuskan kemarin itu seratus persen baik. Ya tidak apa-apa (dievaluasi),” jawabnya dengan kalem.
Baca Juga : Disaksikan Prabowo, Nose Herbal Indo Gandeng Jepang Bangun Industri Beauty & Wellness Berbasis Herbal
Sejumlah program strategis nasional itu salah satunya adalah proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah memakan anggaran puluhan trilliun rupiah dengan target mencapai Rp 300 trilliun rupiah lebih.
Secara kumulatif, alokasi anggaran pembangunan IKN sejak tahun 2022 hingga 2024 telah mencapai Rp 75,8 triliun. Rinciannya, sebesar Rp 5,5 triliun digunakan pada tahun 2022, Rp 27 triliun pada tahun 2023, dan Rp 43,4 triliun pada tahun 2024.
PENULIS: MUH YUSUF YAHYA
Baca Juga : Arahan Prabowo Subianto, Kementan Percepat Hilirisasi Energi Berbasis Pertanian
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

