Logo Harian.news

Sempat Bemasalah, DLH Klaim Telah Amankan 31 Lahan untuk Lokasi Pembangunan Proyek PSEL

Editor : Rasdianah Selasa, 04 Juni 2024 15:32
Kepala DLH kota Makassar Ferdy Mochtar. Foto: HN/Sinta
Kepala DLH kota Makassar Ferdy Mochtar. Foto: HN/Sinta

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Makassar mengklaim telah mengamankan 31 lahan untuk lokasi pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar.

“Inilah yang diselesaikan hari ini, dan Alhamdulillah semua progresnya bagus, semuanya telah bersih dari masalah hukum,” ujar Kepala DLH kota Makassar Ferdy Mochtar kepada awak media di kantor Balai kota, Selasa (6/4/2024).

Kata Ferdy, PSEL merupakan proyek strategis nasional, sehingga Ia tidak ingin, permasalahan lahan menjadi penghambat pembangunan proyek tersebut.

Baca Juga : Dilema Danny soal Penertiban APK: Antara Estetika Kota atau Kepentingan Cagub

Apalagi, Kecamatan Tamalanrea satu-satunya lahan yang dipilih oleh konsorsium sebagai lokasi pembangunan proyek PSEL.

“Insya Allah kita juga akan lakukan pertemuan dengan warga untuk bahas lahan PSEL,” ujarnya.

Sementara itu, Tim Penilai PSEL Iksan Latif mengatakan, awalnya warga sekitar lokasi proyek sempat melakukan penolakan.

Baca Juga : Ditarget Juli, Dewan Makassar Pertanyakan Status Lahan Proyek PSEL di Tamalanrea

“Warga salah paham, mereka mengira TPA yang mau dibangun, kita sudah kasih paham, dan mereka sudah mengerti,” kata Iksan.

Iksan menambahkan, pihaknya juga akan mengajak perwakilan warga setempat untuk melihat proses pengelolaan PSEL milik Cina.

“Tujuannya mengajak mereka agar paham bagaimana itu cara kerja PSEL, kan biasanya kalau warga tidak paham mereka akan melakukan demo, jadi itu tujuan kami mengajak mereka,” jelasnya.

Baca Juga : Revitalisasi Lapangan Karebosi, Dispora dan DLH Makassar Tanam 2020 Batang Pohon

Sebelumnya, dalam rapat pansus pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Makassar, yang digelar Rabu (8/5/2024) lalu, Dewan Makassar mempertanyakan kesiapan lahan proyek PSEL.

Menjawab hal tersebut, Ferdy mengatakan pihaknya telah menargetkan akan melakukan groundbreaking pada Juli mendatang, meski pada saat itu proses lahan untuk PSEL masih belum rampung.

(NURSINTA)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda