Logo Harian.news

HARIAN SINJAI

Sinjai, Kabupaten Ramah Banjir? Warga Soroti Penanganan Lingkungan dan Drainase

Editor : Andi Awal Tjoheng Kamis, 04 Juni 2026 10:37
Kondisi jalan DR Hamka di Samping Rumah Jabatan Bupati Sinjai (Foto_IrmanBagoes@harian.news)
Kondisi jalan DR Hamka di Samping Rumah Jabatan Bupati Sinjai ([email protected])

“Tanpa langkah konkret dan berkelanjutan, banjir berpotensi menjadi masalah tahunan yang terus membayangi Kabupaten Sinjai,” ujar Sainal, warga Jalan Cokroaminoto, Kamis (4/6/2026).

Menurut Sainal, saat Kabupaten Sinjai dipimpin Penjabat (Pj) Bupati T.R. Fahsul Falah, berbagai upaya penanganan banjir dilakukan secara intensif, termasuk pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat yang dinilai memberikan dampak signifikan.

Baca Juga : Pemerintah Sinjai Gandeng PT Semen Tonasa Kelola Sampah

“Pemerintah harus memiliki solusi. Saat dipimpin Pak T.R. Fahsul Falah selama kurang lebih setahun, Sinjai relatif terbebas dari banjir karena berbagai langkah cepat yang dilakukan pada masa tanggap darurat,” katanya.

Hal senada disampaikan Cacang, warga Jalan Wolter Monginsidi.. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan masa kepemimpinan Pj Bupati T.R. Fahsul Falah yang dinilainya berhasil melakukan normalisasi kanal dan drainase di sejumlah titik rawan banjir.

Menurutnya, kawasan Jalan Tondong dan sekitarnya yang sebelumnya sering tergenang saat hujan deras, sempat terbebas dari banjir setelah dilakukan normalisasi saluran air.

Baca Juga : Bupati Sinjai Tinjau Pabrik Porang Berteknologi Tinggi di Lappa

“Sebenarnya kalau pemerintah sekarang mau mengadopsi sistem yang pernah diterapkan Pak T.R. Fahsul Falah, kemungkinan besar Sinjai bisa terbebas dari banjir yang selama ini menjadi langganan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Sinjai yang dikonfirmasi terkait adanya penilaian masyarakat yang melabeli Sinjai sebagai “kabupaten ramah banjir” belum memberikan tanggapan.

Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian lebih terhadap keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga : Banjir di Bone, Lansia Meninggal, Bupati Terjunkan Tim Darurat

Sebab, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, melainkan juga dari kemampuan daerah melindungi warganya dari ancaman bencana yang terus berulang.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : IRMAN BAGOES

Follow Social Media Kami

KomentarAnda