Iis Nurismi Bungkam, Isu Penebangan Malino Mencuat
HARIAN.NEWS, GOWA – Isu panas tengah bergulir di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa. Iis Nurismi, Kepala Bagian Keprotokoleran Pemkab Gowa, ramai diperbincangkan terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus penebangan hutan dan penjualan kavling di kawasan hutan pinus Malino, Kecamatan Tinggimoncong.
Baca Juga : Komitmen Tekan Kemiskinan dan Stunting, Gowa Raih Penghargaan dari Kemendagri
Namun, Iis dengan tegas membantah telah menjalani pemeriksaan hukum dalam kasus tersebut.
Saat dikonfirmasi, Iis yang juga mantan Camat Tinggimoncong terlihat tenang dan menepis rumor yang beredar.
“Informasinya dari mana Pak? Lokasinya di mana?” ucapnya dengan nada heran saat dihubungi wartawan, Kamis petang (12/6).
Baca Juga : Wabup Gowa Tinjau Lokasi Kebakaran RSUD Syekh Yusuf, Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan
Meski demikian, kabar mengenai keterlibatan dirinya sudah terlanjur jadi bahan perbincangan hangat.
Sejumlah pihak menyebutkan bahwa proses hukum yang menyentuh namanya telah naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan oleh pihak kepolisian.
Namun, Iis enggan berkomentar lebih jauh.
“Tidak etis saya menanggapi hal di luar kewenangan saya,” jawabnya singkat, seolah memilih bermain aman dalam badai rumor yang tengah menyeret namanya.
Baca Juga : Salat Iduladha di RTH Syekh Yusuf, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Kepedulian dan Persatuan
Kavling di Kawasan Hutan?
Rumor yang berkembang menyebutkan keterlibatan Iis Nurismi berkaitan dengan dugaan penjualan tanah kavling di area hutan pinus Malino – kawasan yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Gowa.
Kabar ini diperkuat oleh pernyataan beberapa pejabat Pemkab Gowa yang mengaku mendengar informasi serupa.
Baca Juga : Jaga Produksi Nasional, Mentan Amran Perjuangkan Sawah dan Petani Desa Hutan
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
