Logo Harian.news

Mamasa

Sungai Meluap, Sawah dan Jalan Terendam di Aralle, Petani Terancam Gagal Panen

Editor : Redaksi Selasa, 23 Agustus 2022 10:15
Banjir di desa di Kecamatan Aralle. (Foto:Riskul)
Banjir di desa di Kecamatan Aralle. (Foto:Riskul)

MAMASA, HARIANEWS.COM – Banjir yang melanda Tiga desa di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi barat (Sulbar) pada Senin 22/08/2022 kemarin sore, tak hanya sawah milik warga yang terdampak. Tapi jalan penghubung antar dua desa juga terputus.

Genangan banjir sampai menutupi tanaman padi warga, sehingga membuat petani khawatir gagal panen. Terlebih tanaman padi sudah berumur kurang lebih 2 bulan.

Hal itu diungkapkan oleh warga setempat, Riskul Tona, kepada wartawan Harianews mengatakan hujan lebat terjadi di desa Ralleanak Utara mulai sekitar 14.30, sehingga mengakibatkan Air Sungai Ralleanak kembali meluap dan mengakibatkan terjadinya banjir.

Baca Juga : Sasar 3 Kabupaten, Pemkab Jeneponto kembali Lepas Bantuan Kemanusiaan Bencana Alam Sulsel

“Saya berharap supaya Pemda Mamasa ambil sikap dan berikan perhatian kepada masyarakat tiga desa yang terdampak banjir,” katanya, kepada Harianews.com, Selasa (23/8/2022) pagi.

Hamparan sawah milik warga yang terdampak banjir (Foto:Riskul).

Tak hanya sawah milik warga yang terdampak, tapi juga putusnya jalan penghubung antara desa Ralleanak dan Ralleanak Utara, dan sampai saat ini kendaraan tidak bisa melintas apalagi kendaraan roda 4.

Baca Juga : Distribusi Bantuan Terhambat, Damkarmat Makassar Bangun Jembatan Darudat di Desa Kadundung

“Saya selaku pemuda dan juga masyarakat desa Ralleanak Utara sangat mengharapkan perhatian dan kehadiran Pemda Mamasa di desa kami,” katanya.

“Supaya bisa melihat langsung apa yang terjadi saat ini, terkhusus kepada dinas terkait dalam hal ini BPBD, PUPR, dan DINSOS”

“Karena melihat situasi dan kondisi saat ini sawah masyarakat yang rusak serta infrastruktur yang putus akan mengakibatkan dampak negatif pada perekonomian dan kerugian yang dialami oleh masyarakat serta perubahan buruk di desa kami,” harap Riskul.

Baca Juga : Hadapi Bencana Alam di Sulsel, Pj Gubernur Ajak Ulama Gelar Doa Bersama

Ia menambahkan bahwa kejadian ini sudah ke-dua kalinya dalam Minggu ini. Tapi belum ada komentar apapun dari Pemda Mamasa.

“Dalam seminggu banjir sudah ke-dua kalinya, namun belum ada respon dari Dinas terkait,” bebernya.

“Sawah milik warga diperkirakan 10 Hektar gagal panen dari tiga desa,” tandasnya.

Baca Juga : 7.000 Hektar Sawah Terendam Banjir, Sulsel Terancam tak Capai Target Panen Raya

Hingga berita ini diterbitkan awak media masih sementara menghubungi dinas terkait.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943
Penulis : Jupran Panandang

Follow Social Media Kami

KomentarAnda