Logo Harian.news

Tiga Agenda Strategis Mendesak, Kejelasan Penetapan Komisioner KPID Sulsel Dipertanyakan

Editor : Rasdianah Rabu, 05 Juni 2024 11:34
Pakar Komunikasi Unhas, Dr Muliadi Mau. Foto: dok
Pakar Komunikasi Unhas, Dr Muliadi Mau. Foto: dok

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Seleksi Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) menjadi perhatian masyarakat hingga saat ini. Hal ini disebabkan belum adanya kejelasan terkait penetapan hasil akhir Komisioner yang terpilih.

Sebelumnya, Komisi A DPRD Sulsel sudah mengumumkan hasil fit and propert rest pada 5 Mei 2024. Ada tujuh nama calon komisioner KPID Sulsel, namun hingga saat ini belum disahkan oleh pimpinan DPRD Sulsel.

Baca Juga : Pendalaman Materi, Pansus Hak Angket DPRD Gowa Hadirkan Tiga Pakar Hukum Unhas

Pakar Komunikasi Unhas, Dr Muliadi Mau, mendesak penetapan komisioner KPID terpilih. Ia mengungkapkan, ada tiga agenda strategis dalam waktu dekat yang membutuhkan keberadaan komisioner KPID defenitif.

“Pertama, adalah agenda pilkada serentak yang akan dilaksanakan November 2024 mendatang. Sehingga dibutuhkan pengawasan penyiaran,” kata Muliadi, Selasa (4/6/2024).

Ia menyebutkan keberadaan komisioner KPID ini sangat penting untuk mengawasi kualitas penyiaran, khususnya di daerah-daerah.

Baca Juga : Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Asian Undergraduate Symposium 2026 NUS, Dapat Dukungan DPRD Sulsel

“Kedua, akan dilakukan pengukuran Indeks Kualitas Penyiaran Nasional. Jika sebelumnya hanya melibatkan 12 perguruan tinggi, ke depan akan melibatkan KPID di daerah,” kata Dosen Komunikasi Unhas itu.

Ketiga, memasuki era penyiaran digital, saat ini sedang dilakukan revisi UU Penyiaran. Sehingga, peran KPID sangat penting. Penyiaran melalui sosial media tidak boleh dibiarkan berkembang secara liar dan harus diatur.

“Tiga agenda penting ini membutuhkan peran KPID. Apalagi, sudah sejak lama dilakukan seleksi, sehingga penting juga memberikan kepastian terhadap seleksi yang dilakukan,” kata Muliadi.

Baca Juga : Tim Cara’de BEM KMF TP UH Kenalkan Program Pengabdian Berbasis Teknologi Pertanian di Desa Tinggimae

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda