HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Belum lama ini, nama Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi unggul di empat lembaga survei.
Empat lembaga survei tersebut di antaranya, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Appi mengungguli kandidat lain dengan 35,5%, Archy Strategy 21,39%, sementara Smart Power Institut yang dilakukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) unggul 36,5%, terkahir Scrip Survei Indonesia (SSI) Appi menang telak diangka 35,60%.
Merespons perihal hasil survei sejumlah lembaga, calon Wali Kota Makassar itu, mengaku sejumlah hasil survei yang telah keluar bakal menjadi dasar dalam melakukan pergerakan dalam meningkatkan elektoral.
Baca Juga : Munafri Arifuddin: Hari Ini Makassar Posisi Siaga
“Adanya hasil survei kita sudah punya landasan. Artinya, inilah titik nol yang akan kita jalankan ke depan. Bisa memberikan dampak elektoral pada saat kita mulai pergerakan strategi-strategi yang akan kita mainkan,” ucapnya, Jumat (28/6/2024).
Belajar pengalaman beberapa tahun lalu saat dirinya maju bertarung di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar, menantu Aksa Mahmud itu tidak ingin kembali mengulang kekalahan.
Hasil survei yang telah keluar, akan menjadi tolak ukur dalam memperbaiki kerja-kerja politiknya dalam Pilwalkot menuju Pilkada 27 November 2024 mendatan..
Baca Juga : Wali Kota Makassar Lantik Pengurus FKPP, Nurfadjri Fadeli Luran Didaulat Menjadi Ketum FKPP Kota Makassar
“Artinya, kita tidak asal-asalan lagi, melakukan permainan-permainan yang mungkin menurut kita selama ini benar, tapi setelah kita lihat hasil survei ternyata itu keliru Inilah yang akan kita coba perbaiki,” tegasnya.
Mantan CEO Tim PSM itu, mengaku adanya survei tersebut memberikan gambar bahwa di Pilwalkot Makassar sendiri masih sangat dinamis.
Persoalan pergerakanini, kata Appi, begitu banyak figur-figur yang diperkirakan ikut meramaikan kontestasi politik lima tahun sekali ini.
Baca Juga : Sidak di MGC, Munafri Tegur Pegawai Santai Merokok Saat Jam Kerja
“Dalam pemilihan wali kota Makassar ini masyarakat juga sudah mampu melihat, menentukan pilihannya kepada para kandidat yang maju, mungkin melalui baik program maupun melalui pendekatan secara profesional seperti itu,” imbuhnya.
Ia menambahkan dalam mengusung figur di Pilwali nantinya salah satu tolak ukur dilihat elektabilitas yang dimiliki oleh seorang calon sehingga sangat penting dalam membangun kepercayaan diri dengan melakukan kerja-kerja semaksimal mungkin.
“Ini akan mempengaruhi atau memberikan dampak yang baik terhadap partai untuk menentukan pilihannya,” tandasnya.
Baca Juga : Temui Pedagang Pasar Pa’baeng-baeng, Appi: Jangan Berjualan di Pinggir Jalan
PENULIS: NURSINTA
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
