SEMARANG, HARIAN.NEWS – Meski masa cuti lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah tinggal beberapa hari lagi, namun pemudik sudah mulai masuk ke wilayah Jawa Tengah (Jateng).
Hal itu disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi didampingi Karo Dal Ops Mabes Polri Brigjen Endi Sutendi saat mengecek kesiapan jajaran Polda Jateng menyambut arus mudik di Gerbang Tol Kalikangkung pada Sabtu, 15 April 2023.
Dijelaskan oleh Kapolda Jateng, menyambut lebaran Idul Fitri tahun ini pihaknya telah menyiapkan 253 Pos Mudik Lebaran yang tersebar di seluruh jajaran. Selain itu, sebanyak 21.000 personil gabungan akan diterjunkan untuk amankan arus mudik dan balik di Jawa Tengah.
Baca Juga : Ramai ‘Cawe-cawe’ Presiden Prabowo
“Hari senin besok (17/4) kita laksanakan gelar pasukan. Namun sejak hari ini Polda Jateng sudah siapkan 253 pos pengamanan yang sudah mulai beroperasi,” tutur Kapolda.
Kapolda menuturkan, hal ini untuk mengantisipasi kenaikan arus mudik yang masuk dan melintasi Jawa Tengah. Terhitung sejak hari ini jumlah kendaraan yang melintas GT Kalikangkung meningkat 15 persen.
“Yang biasanya melintas 1.000 kendaraan perjamnya. Hari ini sudah 1.200 kendaraan, jadi ada kenaikan sekitar 15 persen. Diperkirakan mencapai puncaknya pada tanggal 18 nanti,” terang Kapolda Jateng.

Baca Juga : Fakta PDIP di Jateng: Menang 8 Dapil, tapi Ganjar-Mahfud Kalah
Kapolda Jateng tinjau kesiapan Pospam Lebaran dan arus mudik di pintu T
tol Kalikangkung. (Ft. Hms/Mohis/HN)
Diprediksi jumlah kendaraan yang melintasi GT Kalikangkung pada puncak arus mudik akan mencapai 3000 kendaraan dalam 1 jam. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan jumlah kendaraan.
“Bila perlu nanti akan diberlakukan sistem One Way melalui berkoordinasi dengan Korlantas Polri. Dan tiap rest area akan dibatas waktu berkunjung selama 30 menit untuk mencegah kepadatan jumlah pengunjung,” ungkapnya.
Baca Juga : Polda Jateng Gagalkan Penyalahgunaan Puluhan Ton Pupuk Subsidi
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan para pengelola rest area untuk menyiapkan menu take away untuk mempersingkat waktu kunjung di rest area.
“Kami himbau juga para pemudik untuk tidak beristirahat di bahu jalan tol. Selain melanggar peraturan, hal itu juga membahayakan bagi dirinya dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (Mohis)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
