Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Sulawesi Selatan, Sinatriyo Danuhadiningrat, menekankan bahwa pelestarian budaya tidak dapat berjalan secara parsial, melainkan memerlukan sistem dan perencanaan yang matang serta berkelanjutan.
“Menjaga warisan budaya seperti sinrilik membutuhkan langkah-langkah yang terstruktur, mulai dari pendataan yang akurat, pendokumentasian yang rapi, hingga sistem pengarsipan yang dapat diakses kapan saja. Hal ini penting agar nilai-nilai di dalamnya tetap terjaga dan dapat diwariskan serta dipelajari oleh generasi-generasi mendatang,” terangnya.
Baca Juga : Bupati Gowa Keluar dari Sidang Hak Angket Setelah Permintaan Ditolak Pansus
Ia juga menambahkan bahwa sinrilik merupakan bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya nasional. Oleh karena itu, pelestariannya memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, komunitas budaya, dunia akademisi, dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, akademisi Muhammad Thahir menyampaikan orasi ilmiahnya yang menekankan bahwa warisan budaya tidak cukup hanya disimpan atau diwariskan secara kaku, melainkan harus terus dihidupkan agar tetap relevan dengan konteks kekinian.
“Tradisi itu ibarat tanaman, ia butuh tanah yang subur dan ruang untuk tumbuh. Sinrilik harus diberi ruang hidup di tengah masyarakat modern, dapat dikembangkan dengan pendekatan-pendekatan baru, namun tidak boleh pernah kehilangan ruh dan makna aslinya. Dengan cara itulah ia akan terus hidup dan dibutuhkan sepanjang masa,” ungkap Thahir.
Baca Juga : Bupati Husniah: LP2B Jadi Fondasi Investasi dan Ketahanan Pangan
Pembukaan Sekolah Sinrilik Angkatan I ini diharapkan menjadi titik awal yang kuat dalam penguatan tradisi lisan di Kabupaten Gowa, sehingga warisan budaya yang berharga ini dapat terus bertahan, berkembang, dan tetap menjadi kebanggaan di tengah arus perubahan zaman yang terus bergerak.
Turut menghadiri kegiatan tersebut, antara lain Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa, Ary Mahdin Asfari, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gowa, Muh. Sahir, serta unsur pimpinan Kecamatan Bajeng. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
