Sebagai alumni Akmil 2011, Teddy disebut menjalani transisi karier dari birokrat ke militer aktif. Namun, statusnya sebagai Seskab era Kabinet Merah Putih disinyalir menjadi “pintu masuk” percepatan pangkat.
Di X (dulu Twitter) , tagar #SaveTNI dan #PangkatJanganDipermainkan menggema. Warganet mempertanyakan transparansi sistem kepangkatan, “Kalau begini, buat apa ada aturan? Yang penting loyal, langsung lompat pangkat?” komentar @MiliterMania99.
Pro-Kontra di Balik Layar
Baca Juga : Tanggapi Polemik Status Bencana, Seskab Tegaskan Pemerintah Bergerak Nasional Sejak 26 November
Sejumlah analis menilai, promosi Teddy mungkin terkait kebutuhan koordinasi TNI dengan pemerintah.
Namun, jika tidak sesuai prosedur, hal ini bisa menjadi preseden buruk. “TNI harus menjelaskan dasar hukumnya. Jangan sampai publik menganggap ada conflict of interest,” kata pengamat kebijakan publik, Andrinof Chaniago, dalam diskusi virtual (9/3).
Sampai berita ini diturunkan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto belum memberikan klarifikasi resmi. Sementara Teddy, yang akrab disapa ” Mayor Teddy ” di kalangan istana, tetap menjalankan tugas sebagai Seskab. ***
Baca Juga : Prabowo Nonton Bareng di Istana, Timnas Indonesia Dibantai Australia 1-5
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
