Beberapa hal sejatinya dapat dilakukan untuk keluar dari dilema terkait watak dan karakter. Identifikasi masalah, memahami sifat pelanggaran moral yang terjadi, memberi sanksi, atas kekeliruan-kekeliruan bermasyarakat, mengawasi dan memonitor, tidak mudah terbawa emosi jika mereka berargumen mencederai, serta memastikan konsistensi terhadap komitmen.
Puncak dari seluruh usaha pemerintah menanggulangi fenomena terkait perilaku menyimpang adalah terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya moral dan etika dalam berinteraksi dengan masyarakat terkhusus di tempat hiburan.
Pendidikan di sekolah atau perguruan tinggi, tidak menjamin seseorang memiliki empati, cenderung suka-suka dia. Orang tua setengah mati membiayai, namun berujung kecewa.
Baca Juga : Munafri Arifuddin: Hari Ini Makassar Posisi Siaga
Apa guna lulus dari sekolah tinggi namun tidak lulus dalam sekolah kehidupan. Kembali lagi ini persoalan pilihan hidup, dibutuhkan kekuatan penuh untuk meyakinkan ada yang harus dikoreksi dari gaya hidup yang mereka anut. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
