HARIAN.NEWS, PANGKEP – Sulawesi Selatan (Sulsel), menggaungkan penarikan pin emas yang menjadi atribut 35 anggota DPRD Kabupaten Pangkep Periode 2019-2024. Pin emas seberat 5 gram anggota dewan tersebut diminta dikembalikan karena dinilai sebagai aset pemerintah.
Rencana penarikan pin emas tersebut ditarget rampung menjelang masa jabatan anggota dewan berakhir. Artinya, pengembaliannya sebelum pelantikan anggota DPRD Pangkep Periode 2024-2029 pada 28 Agustus 2024.
Baca Juga : Pangkep Naik Kelas dalam IDSD, Pemkab Genjot Layanan Dasar dan Potensi Lokal
“(Pin emas anggota DPRD Pangkep) Wajib dikembalikan, namanya aset,” tegas Sekwan DPRD Pangkep, Jufri Baso kepada wartawan, Senin (5/8/2024).
Jufri menjelaskan, pin emas itu merupakan aset pemerintah karena pengadaannya dianggarkan lewat belanja modal APBD Pangkep tahun 2019. Menurut dia, belanja modal adalah barang yang memiliki umur di atas satu tahun dan mempunyai nilai ekonomis.
“Kalau di Pangkep (anggaran pengadaan pin emas anggota dewan lewat) belanja modal. Kalau namanya belanja modal, memang harus dikembalikan,” ungkapnya.
Baca Juga : Bupati Pangkep: Aplikasi BMKG Dukung Keselamatan Nelayan Sebelum Melaut
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

