HARIAN.NEWS, BULUKUMBA – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi balap liar yang kerap terjadi di bulan Ramadan, personel Polsek Bulukumpa menggelar operasi penertiban di Jalan Poros Desa Bulo-Bulo dan Desa Bontobulaeng, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Rabu (5/3) dini hari.
Kegiatan balap liar tersebut didominasi oleh kelompok remaja yang memanfaatkan waktu selepas salat Subuh untuk melakukan aksi berbahaya di jalan raya.
Menyikapi kondisi ini, petugas yang dipimpin oleh Wakapolsek Bulukumpa, IPDA Muhammad Jusri, menerapkan strategi pengepungan dari dua arah, sehingga para pelaku kesulitan melarikan diri.
Baca Juga : PHI Hadirkan Promo Wedding, Room, dan Ramadan Spesial di HoRe Expo PHRI 2026
“Begitu kami tiba di lokasi, kami mendapati banyak remaja yang sedang berkumpul dan melakukan balap liar. Sebagian dari mereka langsung kabur ke area persawahan, bahkan meninggalkan sepeda motornya di lokasi,” ungkap Muhammad Jusri.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 82 unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi balap liar.
Kapolsek Bulukumpa, AKP Hamsah, mengonfirmasi bahwa mayoritas kendaraan yang disita tidak memiliki kelengkapan surat-surat dan menggunakan knalpot brong yang menimbulkan kebisingan.
Baca Juga : Momen Silaturahmi Idulfitri, IPPK Prov Sulsel Gelar Halal Bihalal
“Sebanyak 82 motor telah diamankan di Mako Polsek Bulukumpa. Sebagian besar kendaraan ini tidak memiliki dokumen resmi, dan hampir semuanya menggunakan knalpot brong,” jelas Kapolsek.
Lebih lanjut, ia mengimbau para orang tua agar lebih waspada dan mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama di waktu-waktu rawan seperti setelah salat Subuh, menjelang berbuka, dan usai salat Tarawih.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
