Namun, berkat kehati-hatian dan disiplin tinggi, Satgas MTF berhasil menyelesaikan misinya tanpa insiden apapun.
Duta Budaya di Tengah Medan Perang
Baca Juga : Komisi I Minta Aturan Pengantaran Barang dan Makanan Ojol Utamakan Kesejahteraan Driver
Tidak hanya bertugas sebagai penjaga perdamaian, Satgas MTF juga menjadi duta budaya bangsa.
Prajurit-prajurit Indonesia kerap memperkenalkan seni dan tradisi lokal kepada kontingen negara lain yang terlibat dalam misi UNIFIL. Mulai dari tarian daerah hingga pertunjukan musik rampak kendang, mereka sukses mencuri perhatian banyak pihak.
“Kami sangat bangga bisa memperkenalkan budaya Indonesia kepada teman-teman dari negara lain,” kata Lettu Yudha Bela Negara, salah satu anggota Satgas. “Mereka sangat antusias dan memberikan apresiasi luar biasa.”
Baca Juga : Sambut HUT RI ke-81, LDII Sulsel Ajak Warga Makassar Donor Darah dan Peduli Sesama
Bagi Yudha, momen-momen seperti itu menjadi pelipur lara di tengah kesulitan komunikasi dengan keluarga. “Komunikasi jadi tantangan tersendiri karena sinyal sulit didapat saat kapal sedang patroli. Tapi, ketika kami bisa menyapa keluarga, rasanya semua lelah langsung hilang,” tambahnya.
Perempuan Tangguh di Balik Kemudi Kapal
Salah satu sosok inspiratif dalam misi ini adalah Letda Yurike Nabila, salah satu perwira wanita yang turut ambil bagian.
Baca Juga : Deng Ical Perkuat Struktur Syarikat Islam di Sulsel, 14 Cabang Resmi Dikukuhkan
Baginya, pengalaman ini bukan sekadar tugas militer, melainkan juga pembuktian bahwa perempuan mampu berkontribusi besar dalam misi internasional.
“Awalnya pasti ada rasa cemas karena ini pertama kalinya saya bertugas di luar negeri. Tapi, dukungan dari rekan-rekan membuat segalanya lebih mudah,” ujar Yurike. “Yang paling membahagiakan adalah saat kami semua bisa pulang dengan selamat.”
Yurike juga bercerita tentang bagaimana ia harus menahan rindu kepada keluarga selama berbulan-bulan. “Hanya saat kapal sandar, barulah kami bisa berkomunikasi dengan lancar. Itu adalah momen yang sangat dinanti-nanti,” katanya.
Baca Juga : DPR RI Minta Komando Terpadu untuk Bebaskan Empat WNI yang Disandera Perompak Somalia
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
