Logo Harian.news

HARIAN GOWA

Satu Tahun KME Gowa, Husniah Talenrang: Perubahan Harus Dirasakan Warga

Editor : Andi Awal Tjoheng Kamis, 30 April 2026 15:04
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang (tengah) didampingi Kepala Cabang BSI Kabupaten Gowa, Muhammad Hasrani Said (kiri), meninjau langsung hasil bedah rumah di Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Selasa (28/4/2026). (HO:humaskabgowa_yoz@harian.news)
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang (tengah) didampingi Kepala Cabang BSI Kabupaten Gowa, Muhammad Hasrani Said (kiri), meninjau langsung hasil bedah rumah di Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Selasa (28/4/2026). (HO:[email protected])

HARIAN.NEWS, GOWA – Satu tahun sudah Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (KME) di Kabupaten Gowa berjalan. Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memastikan arah kebijakannya tetap konsisten. Bukan sekadar janji, komitmen itu dibuktikan lewat aksi nyata di lapangan.

Pada Selasa (28/4/2026), Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, menjadi saksi. Di sini, Pemkab Gowa bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) meresmikan bantuan bedah rumah. Tak berhenti di situ, bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis juga digelar.

Baca Juga : Bupati Gowa Tantang DPRD: Punya Bukti Asusila? Bawa ke Sini!

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa keberlanjutan program adalah segalanya.

“Kami memastikan setelah berjalan satu tahun, program pengentasan kemiskinan ekstrem ini tetap konsisten dan terjaga. Fokus kami adalah menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Mengapa Bedah Rumah Jadi Prioritas?

Baca Juga : Zakat Dimasukkan APBN jadi Wacana Utama Dalam Topik Talk Show FeSyar BI

Menurut Husniah Talenrang, perbaikan rumah bukan sekadar proyek fisik. Ini adalah langkah awal yang memberi efek berantai.

“Bedah rumah ini menyentuh kebutuhan paling mendasar. Ketika masyarakat memiliki hunian yang layak, rasa aman meningkat dan itu berpengaruh langsung pada kesehatan serta kemampuan mereka untuk beraktivitas dengan lebih baik,” tambahnya.

Dengan kata lain, rumah layak = sehat = produktif. Satu paket yang tak terpisahkan dalam memutus rantai kemiskinan.

Baca Juga : Pasca Kebakaran RSUD Syekh Yusuf, Bupati Gowa Pastikan Layanan Kesehatan Berjalan Normal

Kolaborasi Kunci Percepatan Dampak

Husniah Talenrang juga membuka ruang seluas-luasnya bagi sinergi lintas sektor.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Sinergi dengan BSI menunjukkan bahwa kerja bersama mampu menghadirkan dampak yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga : Komitmen Tekan Kemiskinan dan Stunting, Gowa Raih Penghargaan dari Kemendagri

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN

Follow Social Media Kami

KomentarAnda