HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Fakultas Menuju Universitas Berkelas Dunia, yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Indonesia.
Dalam rapat persiapan yang dipimpin Sekretaris Unhas, Prof. Ir. Sumbangan Baja menyatakan peran Unhas sebagai tuan rumah dalam Pelatihan Kepemimpinan Fakultas Menuju Universitas Berkelas Dunia ini merupakan langkah penting dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Baca Juga : 13 Tahun Mengajar di Unhas, Mentan Amran Bantu Mahasiswa Yatim Piatu
“Suatu kehormatan bagi Unhas menjadi tuan rumah kegiatan ini, sekaligus tanggung jawab besar yang kami pandang sebagai perwujudan nyata komitmen kami dalam mendorong fakultas-fakultas di Indonesia untuk meningkatkan daya saing di tingkat global,” ujar Prof. Sumbangan Baja dalam keterangannya yang dikutip harian.news, Jumat (20/9/2024).
“Kepemimpinan yang kuat di tingkat fakultas tidak hanya esensial dalam mengoptimalkan kualitas akademik dan tata kelola, tetapi juga merupakan kunci percepatan tercapainya visi perguruan tinggi sebagai universitas berkelas dunia,” lanjut Prof. Sumbangan Baja.
Ada pun pelatihan ini merupakan upaya Ditjen Diktiristek dalam mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas hingga mencapai standar universitas berkelas dunia serta memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan bangsa.
Baca Juga : Dari Kampus ke Industri: UNHAS dan UNM Siap Wujudkan Ekosistem Inovasi ABG Gagasan Kepala BPOM Taruna Ikrar
Ketua LPPM Universitas Hasanuddin, Nasrum Massi mengharapkan pengembangan universitas menuju status World Class University (WCU) dapat terwujud melalui pemahaman yang mendalam dari berbagai ahli dan pemangku kebijakan.
Ia menekankan pentingnya interaksi antardekan, mengingat 60 dekan yang akan hadir, untuk menciptakan kolaborasi yang efektif.
“Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam upaya mencapai standar internasional, serta mengintegrasikan berbagai perspektif dalam pengembangan akademik dan riset di Unhas,” kata Nasrum.
Baca Juga : IKA Unhas Peduli: Andi Amran Sulaiman Donasikan Rp1 Miliar dari Dana Pribadi untuk Anak Yatim
Sementara itu, Ketua panitia, yaitu Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas, Prof. Sukri Palutturi, menegaskan kesiapannya dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Kami bersama tim sangat antusias menyambut pelatihan ini dan siap memberikan dukungan maksimal. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam meningkatkan mutu pendidikan, serta memperkuat sinergi antar fakultas di Indonesia,” ujarnya.
Pelatihan kepimpinan ini tidak hanya dirancang sebagai forum untuk berbagi pengetahuan dan best practices terkait tata kelola fakultas, tetapi pelatihan ini juga memberikan ruang bagi para peserta untuk terlibat dalam diskusi mendalam dan penyusunan strategi peningkatan kualitas fakultas. Melalui sesi diskusi kelompok, peserta akan merumuskan berbagai pendekatan inovatif yang dapat diimplementasikan untuk memperkuat daya saing fakultas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga : SAPU Digital Award, Upaya Alumni Dorong Tata Kelola Informasi Digital BEM Fakultas se-Unhas
Ada pun narasumber dalam kegiatan ini terdiri dari para pakar tata kelola pendidikan tinggi, yang memaparkan strategi-strategi yang diperlukan dalam perjalanan menuju universitas berkelas dunia. Beberapa topik yang dibahas meliputi peningkatan kapasitas riset, inovasi dalam pembelajaran, pengelolaan sumber daya manusia, dan pengembangan kolaborasi internasional.
Kegiatan ini memberikan kesempatan yang signifikan bagi para pemimpin fakultas untuk saling bertukar pengalaman dan mendiskusikan strategi implementatif. Peserta diharapkan dapat mengembangkan wawasan dan mengadopsi praktik terbaik yang relevan untuk institusi mereka, sehingga kita dapat secara kolektif meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen semua peserta dalam berkontribusi terhadap pengembangan perguruan tinggi, serta membangun sinergi yang lebih efektif antara fakultas, universitas, dan Ditjen Diktiristek dalam upaya bersama mencapai visi universitas berkelas dunia.
Pelatihan batch kedua ini akan diikuti oleh 20 universitas lainnya di Indonesia, dengan masing-masing universitas mengirimkan 3 hingga 4 dekan. Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari, dari Selasa, 1 Oktober 2024 hingga 3 Oktober 2024.
Ada pun 20 universitas peserta pelatihan ini adalah sebagai berikut:
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
- Universitas Airlangga
- Universitas Atma Jaya Yogyakarta
- Universitas Brawijaya
- Universitas Diponegoro
- Universitas Gadjah Mada
- Universitas Hasanuddin
- Universitas Islam Indonesia
- Universitas Kristen Petra
- Universitas Muhammadiyah Malang
- Universitas Muhammadiyah Surakarta
- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
- Universitas Negeri Malang
- Universitas Negeri Semarang
- Universitas Negeri Surabaya
- Universitas Negeri Yogyakarta
- Universitas Sebelas Maret
- Universitas Surabaya
- Universitas Udayana
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

