;
Nestapa yang Membuka Mata Publik
Kisah Haeruddin adalah potret nyata bagaimana sebuah keluarga bisa terpinggirkan di tengah kemegahan janji-janji penanggulangan kemiskinan.
Baca Juga : Optimalkan Kegiatan Sosial di Gowa, Sahabat Lacak & Baznas Kembali Aktif di Tahun 2026
Ini bukan sekadar soal bantuan sosial, tetapi tentang bagaimana negara hadir di tengah rakyatnya yang paling rentan.
Kini, publik berharap agar pemerintah daerah, terutama Pemkab Gowa, tak hanya hadir dalam narasi, tapi juga dalam aksi nyata—mendampingi, mengobati, dan mengangkat kehidupan keluarga yang tertindas oleh keadaan.
Dukung Ishak Athari untuk mendapatkan pengobatan dan kehidupan yang lebih baik. Sebarkan kisah ini, karena satu suara bisa jadi harapan baru bagi mereka yang terabaikan.***
Baca Juga : Baznas Gowa Alokasikan 1,6 Miliar untuk Program LACAK, Fokus Kemiskinan Ekstrem
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
