Dam bukan sekadar transaksi, melainkan bagian integral dari kepastian ibadah. Kesalahan dalam pelaksanaan dapat berdampak pada sah tidaknya rangkaian ibadah haji.
Data Operasional Haji 1447 H/2026 M
|
Indikator
|
Jumlah
|
|---|---|
|
Kloter diberangkatkan
|
450 kloter
|
|
Total jemaah berangkat
|
173.928 orang
|
|
Petugas haji
|
1.796 orang
|
|
Jemaah tiba di Jeddah (gelombang II)
|
65.603 orang (171 kloter)
|
|
Jemaah tiba di Makkah
|
168.106 orang (435 kloter)
|
|
Jemaah haji khusus tiba di Makkah
|
11.960 orang
|
Baca Juga : Kemenhaj Siapkan 15 Porsi RTE, Jemaah Haji Dapat Rendang di Armuzna
Menjelang Armuzna: Jaga Stamina, Ikuti Arahan Petugas
Memasuki fase kritis Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina), Kemenhaj bersama PPIH Arab Saudi terus mematangkan persiapan. Mulai dari finalisasi data manifest jemaah, pemetaan pergerakan, transportasi, tenda, konsumsi, hingga layanan kesehatan.
Suci memberikan pesan khusus bagi seluruh jemaah:
Baca Juga : Kontroversi War Tiket Haji Berakhir, Menhaj Mengaku Salah
“Kami mengimbau jemaah mulai menghemat energi dan menjaga kondisi fisik. Batasi aktivitas yang tidak mendesak, hindari paparan panas berlebihan, cukup minum, makan teratur, istirahat yang cukup, dan segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami keluhan.”
Bagi jemaah lansia, disabilitas, dan yang memiliki penyakit penyerta, koordinasi intensif dengan petugas kesehatan, ketua regu, dan ketua rombongan sangat dianjurkan.
Menutup keterangannya, Suci menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas haji yang bekerja tanpa henti mendampingi jemaah di setiap fase layanan.
Baca Juga : Berantas Praktik Haji Ilegal, Kemenhaj-Polri Bentuk Satgas Gabungan
“Terima kasih juga kepada seluruh jemaah yang terus menjaga kedisiplinan, kebersamaan, dan mengikuti arahan petugas dengan baik. Semoga seluruh jemaah haji Indonesia diberikan kesehatan, kelancaran, perlindungan, dan meraih haji mabrur,” pungkas Suci. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
