“Gugus tugas ini dirancang untuk mendukung kegiatan makan bergizi secara serentak, mulai dari tingkat Polsek, Polres, hingga Polda,” ujar Sigit.
Selain itu, Sigit menekankan pentingnya merekrut personel dengan latar belakang pendidikan di bidang peternakan, pertanian, perikanan, dan gizi untuk memastikan program ini berjalan dengan baik.
Baca Juga : Swasembada untuk Siapa? Ketika Petani Batang Jeneponto Gagal Panen karena Kekeringan
“Rekrutmen ini adalah langkah nyata Polri untuk mendukung ketahanan pangan secara holistik,” tutupnya.
Langkah Inovatif untuk Masa Depan Pangan
Melalui pendidikan khusus ini, Polri diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Inisiatif ini juga menjadi sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan program strategis yang berdampak luas bagi kesejahteraan rakyat. ***
Baca Juga : Ditakuti Mafia Pangan, Mentan Amran bak ‘Jenderal Perang’ di Kabinet Merah Putih
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

