2. PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR)
Ini adalah senjata utama PS5 Pro. PSSR adalah teknologi upscaling berbasis AI yang mampu meningkatkan kualitas visual game secara dinamis. Mirip seperti DLSS-nya NVIDIA, tapi versi Sony.
Dengan PSSR, game bisa berjalan di resolusi lebih tinggi tanpa mengorbankan frame rate.
3. Dukungan AI Upscaling
AI bekerja di belakang layar untuk menghasilkan gambar yang lebih tajam dan detail, terutama pada game-game AAA modern.
Mengapa PS5 Pro Telat Masuk Indonesia?
Jika peluncuran global PS5 Pro terjadi pada 7 November 2024, mengbutuhkan waktu hampir 18 bulan untuk sampai ke Indonesia? Jawabannya ada pada regulasi frekuensi WiFi.
“PS5 Pro akan diluncurkan secara global, namun tidak akan tersedia di negara-negara yang belum menyetujui pita nirkabel 6GHz yang digunakan di IEEE 802.11be (Wi-Fi 7),” ujar perwakilan Sony PlayStation, November 2024.
Saat itu, Indonesia belum mengatur penggunaan frekuensi 6GHz untuk WiFi 6E dan WiFi 7. Padahal, PS5 Pro dirancang untuk memanfaatkan teknologi konektivitas terbaru ini.
Meski konsol sebenarnya masih bisa menggunakan:
– WiFi generasi sebelumnya (WiFi 5 atau 6)
– Koneksi kabel Gigabit LAN
Sony memilih untuk tidak merilis PS5 Pro di Indonesia sampai regulasi frekuensi 6GHz tersedia.
Perkembangan Regulasi WiFi di Indonesia
Baru pada 2025, pemerintah Indonesia mulai membuka pita frekuensi 6GHz untuk WiFi 6E dan WiFi 7. Setelah itu, proses distribusi PS5 Pro pun berjalan hingga akhirnya resmi diluncurkan pada Mei 2026.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
