أيُّ الناسِ أعظمُ حقاً على المرأةِ؟ قال: زوجُها، قالتْ: فقلتُ على الرجلِ؟ قالَ: أُمه
“Siapakah orang yang paling besar haknya atas seorang wanita? Nabi Muhammad SAW menjawab, ”Suaminya.” ‘Aisyah berkata, ”Aku bertanya lagi, bila atas laki-laki?” Nabi Muhammad SAW menjawab, ”Ibunya.”
Baca Juga : Keutamaan Menikahi Janda: Benarkah Ada Pahala Besar?
Hadits Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu
Imam Al Bukhari meriwayatkan di dalam kitab Al Adab Al Mufrad dari Abu Burdah bin Abi Musa Al-Asy’ari, bahwa dia melihat Abdullah bin Umar dan seorang pria dari Yaman sedang Thawaf di Ka’bah. Pria tersebut berthawaf sambil menggendong ibunya. Pria tersebut berkata,
إِنِّي لَهَا بَعِيرُهَا الْمُذَلَّلُ
إِنْ أُذْعِرَتْ رِكَابُهَا لَمْ أُذْعَرِ
Baca Juga : 7 Makanan Sehat Saat Puasa, Coba Yuk!
ثُمَّ قَالَ: يَا ابْنَ عُمَرَ، أَتَرَانِي جَزَيْتُهَا؟
Sungguh aku adalah unta tunggangannya yang jinak
Bila hewan tunggangannya yang lain kabur maka aku tidak akan kabur
Baca Juga : Nisfu Syaban, Malam Penuh Berkah dengan Banyak Sebutan
Setelah itu orang Yaman itu bertanya kepada Ibnu Umar, ”Wahai Ibnu Umar, apakah menurutmu aku sudah membalasnya?” Ibnu Umar menjawab,
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
